Rabu, 10 Oktober 2018

Bisnis Online Viral yang Ramai Peminat

Hai Hai Assalamualaikum..



Kalau aku bicara soal Bisnis Online, kira-kira apa yang terlintas difikiran kita ya?
Online Shopping pasti masuk dalam hitungan ya apalagi untuk kita kaum hawa yang pastinya sudah tidak asing lagi dengan Online Shopping, tapi ngomong-ngomong Bisnis Online itu ternyata bukan cuma hal yang tadi disebutkan lho.

Ada sebuah industri baru bernama financial technology atau nama kerennya FinTech Indonesia. Keberadaan FinTech bertujuan untuk membuat kita lebih mudah mengakses produk-produk keuangan, mempermudah transaksi dan juga meningkatkan literasi keuangan. 
Perusahaan-perusahaan FinTech Indonesia didominasi oleh perusahaan startup dan berpotensi besar.



National Digital Research Centre di Dublin, Irlandia mendefinisikan financial technology atau fintech sebagai: “innovation in financial services” atau “inovasi dalam layanan keuangan”. Definisi tersebut memiliki pengertian yang sangat luas, perusahaan fintech dapat menyasar segment perusahaan (B2B) maupun ritel (B2C). Bagaimana dengan fintech Indonesia? Cakupan Bisnis Fintech Indonesia FinTech Indonesia memiliki banyak jenis, antara lain startup pembayaran, peminjaman (lending), perencanaan keuangan (personal finance), investasi ritel, pembiayaan (crowdfunding), remitansi, riset keuangan.



Nah berbicara soal FinTech kebetulan beberapa hari yang lalu saya sempat menghadiri SCG Investment Forum yang merupakan forum tahunan yang digelar oleh Siam Cement Group, Konglomerasi bisnis dari Thailand yang telah lama beroperasi di Indonesia.

SCG ternyata juga ikut serta dalam menjajal industri digital di Indonesia. Melalui Addventures, group bisnis SCG yang di plot khusus untuk transformasi digital perusahaan dalam tiga bentuk skema bisnis. yaitu pendanaan, kemitraan ekosistem dan investasi langsung. Addventures menyiapkan dana sebesar 1,7 triliun bagi para startup untuk jangka waktu 5 tahun kedepan. dana tersebut akan disalurkan ke industri digital termasuk FinTech yang sedang menjadi Trend saat ini.

Mengapa FinTech Begitu Populer di Indonesia

1. Generasi muda yang lahir dengan internet dan mulai dewasa menginginkan solusi cepat bagi permasalahan mereka. FinTech memudahkan persoalan mereka. Proses online biasanya lebih simple dan lebih cepat. anggota generasi Y juga aktif menyelesaikan masalah mereka sendiri. Bila tidak ada solusi, mereka akan mengembangkan bisnis StartUp dengan niat memberi solusi bagi masyarakat.

2. Meluasnya penggunaan internet dan smartphone, sehingga ada kebutuhan untuk melakukan transaksi keuangan secara online. 

3. Pelaku FinTech di Indonesia melihat cerita sukses bisnis berbasis teknologi digital, Seperti Gojek dan Uber. Mereka merasa terinspirasi membangun usaha digital dibidang keuangan.

4. Usaha FinTech dianggap lebih fleksibel dibanding bisnis konvensional yang memiliki image lebih kaku.

5. Penggunaan teknologi, software dan big data oleh FinTech. Usaha FinTech juga menggunakan data media sosial. Aktivitas media sosial dapat dijadikan bagian dari analisis risiko.

Begitulah, kehadiran Industry FinTech ditanah air berkembang pesat, FinTech hadir sebagai penyedia jasa melalui teknologi keuangan, bisa transfer, mengumpulkan dana, memberikan pinjaman atau kredit, hingga konsultasi.
FinTech bisa Bussiness To Bussiness (B2B) bisa juga Businness To Costumer (B2C).
Posting Komentar

3 Fungsi Penting Komunikasi dalam Keluarga

Hai Hai Assalamualaikum Siapa disini yang gak punya keluarga? wah pasti gaada dong ya karena setiap orang pasti hidup didalam keluarga...