Sabtu, 17 November 2018

3 Fungsi Penting Komunikasi dalam Keluarga

Hai Hai Assalamualaikum



Siapa disini yang gak punya keluarga? wah pasti gaada dong ya karena setiap orang pasti hidup didalam keluarga. Keluarga merupakan elemen penting dalam hidup kita.

Wah kalau bicara soal keluarga pasti gak akan ada habisnya ya.. Bisa panjang kaya jalan tol nih hehehe. Tapi kali ini aku akan bahas tentang pentingnya komunikasi dalam keluarga.vKomunikasi merupakan hal yang sangat penting ada disebuah keluarga.

Tentang Komunikasi



Komunikasi adalah suatu proses di mana seseorang menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. 

Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.

Tentang Keluarga



Pengertian keluarga menurut Noor (9483) adalah suatu unit atau lingkungan masyarakat yang bawah dari satu lingkungan negara. Posisi keluarga atau rumah tangga ini sangat sentral seperti diungkapkan oleh Aristoteles (dalam Noor, 1983). Keluarga menjadi kelompok sosial pertama dan tempat belajar sebagai makhluk sosial.

Keluarga adalah Sekolah pertama untuk anak maka dari itu karakter anak pun akan terbentuk melalui komunikasi dalam keluarga.
Apakah pribadinya terbuka, ramah, fleksibel atau justru tertutup dan pendiam. hal tersebut bergantung kepada keluarga.

Saat keluarga terbentuk maka komunikasi baru pun ikut hadir didalamnya. Dimana ada suami, istri dan anak didalamnya yang saling berhubungan.
Konflik dalam keluarga memang lumrah terjadi namun ada baiknya diminimalisir untuk mewujudkan keluarga yang seimbang.

Lalu Seberapa penting sebuah komunikasi dalam keluarga? berikut ulasannya.

1. Membangun sifat kejujuran anak 


Hal yang pertama perlu dilakukan dalam membangun atau menanamkan karakter anak adalah kejujuran. Bila keluarga aktif membuka percakapan, maka anak akan cenderung nyaman mengungkapkan perasaannya dengan jujur dan dari sini orang tua akan lebih mengetahui kemauan dan masalah yang sedang dihadapi oleh anak. Langkah ini juga merupakan langkah agar anak menjadi lebih terbuka.

2. Mencegah kekerasan dalam keluarga



Sebuah komunikasi yang baik akan mencegah kekerasan dalam sebuah keluarga. Biasanya anak yang menjadi korban sering menutup diri. Karena ada nya keterbukaan dalam percakapan antara anggota yang baik dalam keluarga akan mencegah kekerasan dalam keluarga. Biasanya miss komunikasi dalam keluarga dapat memancing emosi dari salah satu anggota keluarga, maka dari itu harus yakin bahwa komunikasi dalam keluarga sudahlah benar.

3. Terbiasa mendengarkan 



Keterbukaan dalam sebuah keluarga akan membuat orang tua dan anak terbiasa untuk saling mendengarkan. Seperti keluhan anak dan cara mereka ingin menyelesaikan tindakan. Secara tidak langsung orang tua berkomunikasi bahwa mereka layak mendapat perhatian. Mulailah berbagi cerita antara anak dan orang tua. 

Orang tua diharapkan berbagi tentang nilai dan pengalaman mereka dengan cara yang menarik. Seakan-akan bercerita dengan teman, namun tetap dengan sedikit member i nasihat serta motivasi terhadap anak. Setiap hari anak dan orang tua harus saling berbagi cerita baik tentang aktivitas sehari-hari mereka, perasaan mereka, ataupun hal-hal kecil. Penting untuk menyuarakan pikiran dan perasaan yang sedang dirasakan.

Kalau berbicara tentang komunikasi, apa sih yang terlintas di fikiran kalian?

Nah aku sempat menanyakan hal ini ke si X, Y dan Z. ini bukan nama samaran lho ya :D

Generasi X (1966-1976) : "Komunikasi itu berinteraksi dengan seseorang saat bertemu langsung baik lewat verbal maupun nonverbal"

Generasi Y (1977-1994) : "Komunikasi itu berinteraksi dengan orang lain baik saat bertemu ataupun lewat telepon"

Generasi Z (1995-2012) : "Komunikasi itu chatting. Whatsapp, line dan media sosial lain yang bisa digunakan untuk berintraksi dengan orang lain"

Wah dari jawaban diatas dapat disimpulkan bahwa perkembangan zaman mulai merubah cara kita untuk berkomunikasi. Di zaman era digital ini sudah sangat jarang sepertinya melihat orang bercengkrama sambil berjalan atau menggukana telepon umum untuk menghubungi keluarga diluar kota. pemandangan yang ada adalah orang-orang yang asik dengan smartphonenya dimanapun mereka berada.

Memang smartphone dan digital berpengaruh positif dan tentunya dapat membantu kehidupann kita. Tapi pasti komunikasi verbal antar keluarga menjadi kurang karena adanya digital ini. Coba kalian ingat-ingat. Hari ini apa yang kalian cari saat bangun tidur? "Smartphone".



Nah kemarin diacara BKKBN bersama Blogger Plus Community saya bertemu dengan Psikolog kondang Roslina Verauli, M.Psi. Psi.



Beliau mengajak keluarga indonesia untuk "kumpul dimeja makan" lho mbak wong aku gak punya meja makan! hehe tenang-tenang maksudnya adalah mengajak keluarga indonesia berkumpul bersama, kembali membangun komunikasi verbal yang baik dan sedikit manjauhkan digital agar komunikasi verbal berjalan baik.

#RevolusiKeluarga4
#KeluargaIndustri4

22 komentar:

Gita siwi mengatakan...

Nah iya pondasi terpenting dalam keluarga tuh komunikasi adalah hal yang terpenting.

Eka Murti mengatakan...

Cara anak bertumbuh tergantung kedekatan emosional dan cara berinteraksi kedua orang tua. Benar bgt mbak, sejak kecil anak harus diberi contoh berinteraksi & berkomunikasi dgn benar

Sifora mangamis mengatakan...

Anak harus jujur ya, kalau dari kecil kebiasaan bohong berabeh sampe ia dewasa ya. Tapi sekarang kan dunia teknologi punya anak juga harus di awasi. Dampak dari industri 4.0 begini ya.

Dedy Darmawan mengatakan...

Ya, sayangnya sekarang komunikasi sudah tergantikan dengan Whatsapp dan Line. Kita harus berusaha berkomunikasi asli lagi agar ikatan keluarga terjaga.

Ria Buchari mengatakan...

hehe makannya gak perlu di meja makan say yg penting kebersamaannya,, makannya bisa dimana saja meja makan cm media :)

Tika Samosir mengatakan...

Makan gak makan yang penting ngumpul ya mba, kayak lagu slank itu.
Yang penting kebersamaannya dapat.

Tati Suherman mengatakan...

Penting banget nih menjaga komunikasi dalam keluarga karena ini yang membuat keluarga semakin dekat dan harmonis

Indrifairy Isharyanti mengatakan...

Kalo anak-anak senangnya makan di depan TV itu tuh yang susag untuk dibelokin tapi sbg orangtua yuk tetap semangat untuk meluruskannya

Uci mengatakan...

Mau ah coba bangun komunikasi keluarga lewat meja makan

Hanni Handayani mengatakan...

komunikasi menjadi prioritas agar keluarga harmonis. setiap anggota keluarga saling dukung

Sie-thi Nurjanah mengatakan...

Komunikasi menjadi lini terpenting dalam hubungan di suatu keluarga,karena bisa utk saling mendekatkan satu sama lain dan memahami setiap halnya

Novitalevi mengatakan...

Lewat obrolan bersama anak tercipta kedekatan ya jadi makin akrab dan erat

Ovianty _ mengatakan...

Kita suka lupa mendengarkan anak ya, maunya kita terus yang didengerin. padahal kan nggak gitu juga, anak butuh curhat juga, biar rasanya plong.

Anonim mengatakan...

Wajib nih diterapin di era sekarang. Mudah-mudahan bisa saya terapkan juga di keluarga saya yang masih baru dibangun ini

Vita Pusvitasari mengatakan...

Komunikasi dua arah itu penting, karena pasangan atau orang lain baik anak atau orangtua ketika tak ada komunikasi gak bakalan sinkron :)

tina sindi mengatakan...

Nah...setuju banget nih. Apalagi anak saya sudah remaja semua, saya selalu menjadikan mereka teman agar mereka nyaman sama ibunya, mau curhat apapun

Nefertite Fatriyanti mengatakan...

Terkadang orang tua ngga sabar sama anak, mereka lupa kalau mereka pernah jadi anak-anak , heheh

Anisa Deasty Malela mengatakan...

Anak adalah replika orang tua, baik itu disadari atau tidak. Kalau ingin anak jadi orang baik, sopan dan berbudi, orang tua harus bisa tunjukkan hal ini ini dalam keluarga dan bermasyarakat. Jangan hanya menjadi impian orangtua.

rizki mengatakan...

MANTUL ini komunikasinya.. siap beneer

Helena mengatakan...

menarik lho pergeseran pola komunikasi 3 generasi. Kalau aku, meski sering chat di dunia online, kurang greget kalau gak langsung ketemu di dunia nyata. Mantab nih buat hadapi revolusi industri 4.0

Salam
Helenamantra dot com

Nur Said Rahmatullah mengatakan...

anak akan nyaman jika memang sudah sejak kecil diajak berdiskusi dengan orangtua. dan pastinya, orang tua juga harus pandai bersikap menjadi teman dengan anak saat mereka beranjak dewasa. agar bisa saling berdiskusi lagi. karena saling diskusi bahkan sekadar bertanay kabar rasanya menjadi hal penting dalma mempertahankan kedekatan emosional dalam keluarga.

Dewi Nuryanti mengatakan...

Komunikasi menjadi kunci terbaik utk menjaga keharmonisan dlm keluarga.Apalagi makin kesini dunia makin berwarna. Terlebih derasnya arus informasi dan perkembangan dunia digital

Mulai Pola Hidup Sehat dari Ibu

Hai Hai Assalamualaikum :) Menjadi Ibu rumah tangga untuk mayoritas perempuan yang sudah menikah bukanlah sebuah pilihan tapi keharusan...